Pernah bahkan sering aku tatap dia yang berada tepat disebelah kanan ku atau terkadang di sebalah kiri ku. Ku tatap dia "dalam", hingga airmata takut kehilangan itu pun terperas. Jauh di relung hati ku berkata, " Bapa, ijinkan aku berbahagia bersamanya :') ".
Entah sudah berapa kali aku merengek untuk bisa tetap bersamanya saat aku curhat dengan Mu. Entah sudah berapa linangan airmata ku yang Kau lihat ketika anak ciptaanMu ini memaksa Mu.
Lagi ku pinta Bapa, jangan sesulit ini jalan ku . Aku juga berhak berbagia, dengan dia yang mampu membahagiakan ku.
Sampaikan rindu ku untuk memeluk Tante Melanie, aku tidak jahat, aku tidak merampas harapannya, aku mencintainya. Mencintai kebanggaannya.